Tuesday, October 16, 2012

100 bahasa "aku cinta kamu"



English - I love you
Afrikaans - Ek het jou lief
Albanian - Te dua
Arabic - Ana behibak (to male)
Arabic - Ana behibek (to female)
Armenian - Yes kez sirumem
Bambara - M'bi fe
Bengali - Ami tomake bhalobashi (pronounced: Amee toe-ma-kee bhalo-bashee)
Belarusian - Ya tabe kahayu
Bisaya - Nahigugma ako kanimo
Bulgarian - Obicham te
Cambodian - Soro lahn nhee ah
Catalan - T'estimo
Cherokee - Tsi ge yu i
Cheyenne - Ne mohotatse
Chichewa - Ndimakukonda


Chinese
Cantonese - Ngo oiy ney a 
Mandarin - Wo ai ni

Comanche - U kamakutu nu

(pronounced oo----ka-ma-koo-too-----nu) -- Thx Tony

Corsican - Ti tengu caru (to male) 

Cree - Kisakihitin 
Creol - Mi aime jou
Croatian - Volim te
Czech - Miluji te
Danish - Jeg Elsker Dig
Dutch - Ik hou van jou
Elvish - Amin mela lle (from The Lord of The Rings, by J.R.R. Tolkien) 
Esperanto - Mi amas vin
Estonian - Ma armastan sind
Ethiopian - Afgreki'
Faroese - Eg elski teg
Farsi - Doset daram
Filipino - Mahal kita
Finnish - Mina rakastan sinua
French - Je t'aime, Je t'adore
Frisian - Ik hald fan dy 
Gaelic - Ta gra agam ort
Georgian - Mikvarhar
German - Ich liebe dich
Greek - S'agapo
Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo 
Hiligaynon - Palangga ko ikaw
Hawaiian - Aloha Au Ia`oe 
Hebrew

To female - "ani ohev otach" (said by male) "ohevet Otach" (said by female)
To male - "ani ohev otcha" (said by male) "Ohevet ot'cha" (said by female)

Hiligaynon - Guina higugma ko ikaw 

Hindi - Hum Tumhe Pyar Karte hae
Hmong - Kuv hlub koj
Hopi - Nu' umi unangwa'ta
Hungarian - Szeretlek
Icelandic - Eg elska tig
Ilonggo - Palangga ko ikaw
Indonesian - Saya cinta padamu
Inuit - Negligevapse
Irish - Taim i' ngra leat
Italian - Ti amo
Japanese - Aishiteru or Anata ga daisuki desu
Kannada - Naanu ninna preetisuttene 
Kapampangan - Kaluguran daka
Kiswahili - Nakupenda
Konkani - Tu magel moga cho
Korean - Sarang Heyo or Nanun tangshinul sarang hamnida 
Latin - Te amo
Latvian - Es tevi miilu
Lebanese - Bahibak
Lithuanian - Tave myliu
Luxembourgeois - Ech hun dech gaer 
Macedonian - Te Sakam 
Malay - Saya cintakan mu / Aku cinta padamu 
Malayalam - Njan Ninne Premikunnu
Maltese - Inhobbok 
Marathi - Me tula prem karto
Mohawk - Kanbhik
Moroccan - Ana moajaba bik
Nahuatl - Ni mits neki
Navaho - Ayor anosh'ni
Ndebele - Niyakutanda
Norwegian

Bokmaal - Jeg elsker deg
Nyonrsk - Eg elskar deg

Pandacan - Syota na kita!!

Pangasinan - Inaru Taka
Papiamento - Mi ta stimabo
Persian - Doo-set daaram
Pig Latin - Iay ovlay ouyay
Polish - Kocham Ciebie
Portuguese - Eu te amo
Romanian - Te iubesc
Russian - Ya tebya liubliu
Scot Gaelic - Tha gra\dh agam ort 
Serbian - Volim te
Setswana - Ke a go rata
Sign Language - ,\,,/ (represents position of fingers when signing 'I Love You')
Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan 
Sioux - Techihhila
Slovak - Lu`bim ta
Slovenian - Ljubim te
Spanish - Te quiero / Te amo
Swahili - Ninapenda wewe
Swedish - Jag alskar dig
Swiss-German - Ich lieb Di
Surinam - Mi lobi joe 
Tagalog - Mahal kita
Taiwanese - Wa ga ei li
Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe
Tamil - Nan unnai kathalikaraen
Telugu - Nenu ninnu premistunnanu 
Thai

To female - Phom rak khun
To male - Chan rak khun
Informal - Rak te 

Tunisian - Ha eh bak 

Turkish - Seni Seviyorum
Ukrainian - Ya tebe kahayu
Urdu - mai aap say pyaar karta hoo 
Vietnamese

To female - Anh ye^u em 
To male - Em ye^u anh 

Welsh - 'Rwy'n dy garu di    

Yiddish - Ikh hob dikh
Yoruba - Mo ni fe
Zazi - Ezhele hezdege
Zuni - Tom ho' ichema 

Monday, October 15, 2012

untitled

Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai..
Satu titis air mata Itu menyapa air mata yg satu lagi,
” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya...
Siapa kamu pula?”
Jawab titis air mata kedua itu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”

*mahabbah..Rabiatul Adawiyah*

Sunday, October 14, 2012

apakah ini rindu?


dimana malam semakin lengang, 
sesaat menangkap bintang yang berdekatan 
membentuk gugus senyum mu,

apakah ini rindu? 
menjadi lebam wajah langit
namun disana lihat, 
bulan tlah lama ajarkan warna setia 
hingga lengkaplah sebuah purnama

sejak belia, hatiku lebat rimba 
tak kan terkikis, begitu kuatnya akar peristiwa 
meski sesekali mematik cemburu pun gagal hanguskan rahsia 
maka manjakanlah di relung sunyi air mata kita 

apakah ini rindu? 
bila harapan mengambil tempat 
pada malam sebelum usai, kuselipkan doaku
untukmu..

Saturday, October 13, 2012

masak..masak -_-"


bagi yang mengenal Na sangat dekat, pasti sudah tau kelemahan yang Na miliki apa.

Yap, betul! MASAK!!!! ngga tau kenapa, untuk keahlian yg kata orang2 'kudu,wajib,dosa kl ngga bisa -duh..berlebihan-' satu ini, Na memiliki kesulitan yang luar biasa (ini juga berlebihan).
Sebenarnya sih, benar apa kata salah seorang sobatku tercinta - yang bilang... 'De, ngga bisa masak karna ngga ada kesempatan De buat masak sendiri. Selalu tersedia makanan dirumah saat De laper, belum lagi emang De MALAS utk pergi ke dapur...'

Aaaa..tidaaaaaaaaaak... Na malu mengakuinyaaaaaaaaaaaaa(*kabuuuuuuuuuuuuuuuuuur ~>>>>) -balik lagi-

Lalu, belakangan ini Na selalu disindir sama seorang teman yg pernah mengatakan, 'kelak kau akan membuat suami mu dan anak2mu hanya makan nutrijel karna hanya itu yg bisa kau masak..'
(dugh, duweng, krompyang, gedumbreng.... *jatoh kena panci, tangga, kepleset, dan segalanya dah..)
~Nusyuuuk banget~

Karna itulah, Na memutuskan utk menggunakan waktu2 luang Na untuk 'nongkrong' di kamar mandi (eh..) di dapur. setidaknya megang kompor, megang panci, megang penggorengan dah!

Diawali sabtu pagi hari. Melihat ada keponakan yg masih kecil lagi kelaperan dan pengen jajan, tercetuslah insting ingin buat masakan -ntah ini pantas ngga disebut masakan-.
Pasti pada tau makanan 'Pizza Mie' kan atau martabak mie? itu loh, mie yang dicampur dengan telur, pake bumbu mie, trus digoreng.. jadilah pizza mie..
Nah, karna DULU pernah buat pizza mie, Na pengen mencobanya kembali..

Niat awalnya pengen krius2 gitu, biar garing, trus pake sosis pula. tapi ALLAH berkehendak lain.
Pizza mienya jadi lembek, ketebelan ma telor.. plus... kurang garem!! hiyaaaaaaaaaaaa~~ kacaaaaaaaaaaaaaaaaw (@___________@)~
tapi dibalik itu semua, ternyata ada yg suka sama pizza mie Na! siapa? yaitu... Nenek tetangga!!! katanya, wah, pas banget nih bisa nenek makan! lembek, trus garemnya pas! enak De!
ahahaha, alhamdulillah.. tak jadi utk keponakan , untuk Nenek tetangga pun jadi ^^;

yak, itu cerita ttg si pizza mie -yang tetap tak dianggap sebagai MEMASAK bagi salah seorang teman Na-

Lalu, hari ini... ALLAH berkehendak agar Na ditinggal sendiri dirumah, sedangkan keluarga yg lain pergi ke pariaman, kampung kami
Alhasil, Na pulang tanpa ada makanan apa2 dirumah (~T___T~)

Selesai shalat maghrib, Na putuskan utk memasak.... nasi goreng.... ????
peralatan perang disiapkan..

2 siung bawang merah
1 buah cabai merah
2 sdm margarin
1 batang sosis
1 telur
garem, kecap& saus~

belum apa2 aja itu peralatan dah ngaco (ngasal banget dah!)
sempat terjadi pertengkaran diri sendiri waktu memotong bawang dan sosis. Rame sekali... yg bawangnya dipotong ngasal... lalu sosis yg masih beku, ku-iris kecil2... eeh.. mentaaal...(*saking tajemnya itu pisau..), dan pentalan sosis itu jadi dilahap sama bubul (*kucing yg setia menemani dari awal masak sampai akhir)

Peralatan perang dipindahin, kompor idupin, masukin margarin, jeblusin bawang merah dan cabe, dan... telor... (karna kaget mendengar suara adzan isya telah memanggil, Na mengetuk telornya kekencengan! alhasi lpecahan kulit telurnya ada yg masuk ke penggorengan...

(*wuih, tadi teriak2 sendiri tuh, si bubul ampe ngeliatin -ini kenapaa lagi-)

Mengingat, sepertinya Na entah udah ato blom baca basmalah, jadi setelah mengangkat pecahan kulit telur dari penggorengan, Na diam sejenak dan baca basmalah..
 Na yakinkan lagi bahwa Na masak bukan untuk siapa2, hanya mencari keridhaan ALLAH lewat masak. klO enak, alhamdulillah, klO engga ya biarkan saja (*dah risikonya..)

Setelah tenang, baru Na masukkin nasinya. (kok penjabarannya kaya lagi di meja operasi ya?? ahahahaha..). Rasanya butir2 keringat mengucur deras. kegerahan banget ada didepan kompor. belum lagi waktu aduk2 si nasi, pake adegan nasinya ada yg keluar dari jalurnya -aaaaaaaaaaaaah... ini ko ngga bener amet sih gorengnya???) dan yg lebih kacaw lagi.. Na ngga tau takaran garemnya berapa. jadi karna takut asin, Na hanya mengambil sejumput aja. dan ternyata, tetap tak ada rasa... ^^; (*pertanda belum boleh menikah / melihat katanya klo yg keasinan berarti mau cepat2 menikah.. *heuuuuu~)

Aduk2 semampunya, pakein saos sambel... cemplungin sosis... lalu... jadilah... nasi goreng ala itik yg ga ada rasanya...

*wuih... .... ngga enak... BANGEEEEEEEEEEEEEEET!!

Yah, begitulah bloggieee..
kekurangan Na ada di masalah masak2an (ngga bisa buat hanya bisa makan..)
kalau ada yg bisa membantu Na, silahkaaaaaaaan~ Na sangat membutuhkan masukan dari kalian ^___^~


Jadi, diharapkan bagi orang2 yang mau menjadikan Na sebagai 'calon' nya. Pertimbangkanlah kembali keputusanmu!!!!! karna bisa jadi anda salah pilih!!!!!!!!!!!!!!!!!!! (*kaya yg ada aja -____-")




meracau lagiiiiiii



Jika kau mengerti apa itu gamang,
maka itulah aku. . .
Jika kau mengerti apa itu ketakutan,
maka itu juga aku. . .
Jika kau mengerti apa itu kesedihan,
itu pun adalah aku. . .

Ah, gamang, ketakutan, dan juga kesedihan. . .
Tiga formulasi rasa pada wajan kehidupan. . .--mungkin saat ini, dan juga di banyak saat-saat lain yang telah berlalu. . .
Banyak orang, justru memaparkan bahagianya,--sebagaimana tak sedikit juga yang mengisahkan kesedihannya. . .
Dan aku di antara itu. . .

Sepengecut-pengecutnya aku adalah,
ketika aku berusaha untuk lari, menghindar,
berpura-pura berwajah datar,--seperti tak pernah terjadi apa-apa. . .
berselindung di balik, "halaaaah, nanti juga jadi. . ."
tapi, jika saja kau tahu bagaimana kecamuknya, di sini, di dalam sini. . .
apalagi setiap menatap kereta-kereta penuh senyum sumringah itu melewatiku. . .

tapi,
jika kau dihadapkan pada dua pilihan,
pertama terang, namun ujungnya adalah jurang
dan kelabu, namun kau tahu, pasti ada wewangi bebungaan di balik kelabu itu,
pasti kau pilih kelabu namun penuh wangi bunga, bukan?

jika di balik kelabu, pasti ada wewangi sang bunga,
mungkin tak lagi perlu ada gamang, ketakutan dan kesedihan. . .
karena satu hal saja, TAKDIR-Nya Pastilah Seindah-indah takdir. . .

Friday, October 12, 2012

untitled






Sebuah jendela meraihkan malam bagiku

seperti beribu malam yang lain. Ia berkiut pada engsel waktu

ia membawa tempias. debu dan cahaya bulan persegi yang jatuh miring ke atas meja tulis

Dua daun paru-paru yang menapasi kamar ini

Setiap bayangan menyelinap, rusuh diburu berkiut pada engsel waktu

di seberang awan tersangkut di pucuk-pucuk cemara memberi siang.

matahari. langit di waktu jarum berpacu dengan angin

Bisik renyai sore gerimis turun tertegun

Kulekapkan dahiku ke kaca...

dan kuguratkan namamu di atasnya perlahan dengan jariku yang gemetaran pada kaca gerimis berlinangan.

1960, Taufiq Ismail - Puisi-puisi awal (1953-1960)

untitled

di ambil dari buku “Taman Orang-Orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu” karya; IBNU QAYYIM AL JAUZIYYAH rahimahullah

“wahai yang bersemayam di dalam rasa dan diriku
engkau jauh dari penglihatan dan pandangan
engkau adalah ruhku jika aku tak memandangmu
dia lebih dekat denganku dari segala pendekatan”

angan-angan tentang dirimu ada di mataku 
ingatan tentang dirimu ada di mulutku
tempat kembalimu ada di mulutku
tapi kemanakah engkau hilang dariku?
wahai yang bersemayam di antara perut dan iga
sekalipun tempat tinggalmu berjauhan dariku
kasih sayang tercurah untuk senantiasa mencinta
jika engkau tiada menggapainya ia akan membumbung

ku cari alasan dari dosa yang ku lakukan
tapi kau paksa aku menjadi pemutus tali
kau bawa pergi akalku di kesempitan jurang
setelah aku berumur akal itu kau bawa kembali
itulah cinta kami yang berdampingan

engkau telah mensigati dengan adil dan jeli

Ya RABBI…..
kusibukakan dia dengan cintaku
seperti ENGKAU sibukan hatiku dengan cintanya
agar menjadi ringan apa yang bersemayam di hatiku..
aku memohon kepada dzat yang membalikan keinginan
hasratku kepadamu dan hastarmu kepadaku
atau biarkan cinta mengalir di hatiku…


“ada kafilah yang berlalu menjelang malam
jalan berdebu dan malam merambat kelam
mereka menggiring hasrat menyatu dengan bumi
perjalananpun tenggelam di balik ambisi
bintang malam menuntun yang mereka harapkan
yang menggantung di atas bintang dan kenikmatan
dalam pemeliharaan yang tidak di dapat orang lain
tak peduli celaan orang yang suka melontar celaan “


“ku ingin memeluknya di saat hati sedang merindukan
adakah kedekatan setelah kami saling berpelukan
kucium mesra agar kerinduan itu sirna
keinginan untuk bertemu semakin membara
kobaran di hati belum jua terobati
kecuali setelah dua hati saling mengisi”


“tiba-tiba dia melihat sang kekasih
tak seatah katapun terucap dari lidah”
“tanda cinta yang menyusup ke dalam hati
ada yang berubah jika dia melihat yang di cintai”

“jika ku lihat panasnya cinta di dalam hati
ku cari pancuran air untuk mendinginkan
berikan padaku kedinginan air yang pasti
karena dalam perut ada api yang menghanguskan”‘

“Aku tidak tahu apakah pesonanya yang memikat
atau mungkin akalku yang tidak lagi di tempat”
“keindahannya pangkal segala keindahan
dan magnetik laki-laki yang memandang”

“cinta bukanlah karena keindahan dan yang tampak di mata
tetapi karena yang menyatukan hati dan jiwa”
“ada getaran yang merasuki jiwa yang murah hati
laiknya getaran dahan kerana angin yang sepoi-sepoi”

“Engkaulah pembantai setiap pemabuk cinta
pilihlah untk jiwamu siapa yang kau pilih”
“Cintaku bersemi apa pun dirimu
tak peduli keadaanmu dulu dan kini
kau tak peduli kepadaku dan akupun begitu
siapa tak pedulikan dirimu hendak memuji
aku menyukai mereka sekalipun dirimu seperti musuhku
penilaianku terhadapmu sama terhadap mereka aku menilai
kudapatkan kenikmatan jika ada yang melecehkanmu
biarkan orang mencelaku karena cinta telah terpatri”


SYAIR YANG LAIN

احبك مثلما انتي
Uhibbuki mitsla maa anti
Aku mencintaimu apapun dirimu

احبك كيفما كنتي
Uhibbuki kaifa maa Kunti
Aku mencintaimu bagaimanapun keadaanmu

ومهما كان مهما صار
Wa mahmaa kaana mahmaa shooro
Apapun yang terjadi dan kapanpun
انتي حبيبتى انتي
Antii habiibatii anti
Engkaulah cintaku
زوجتي
Zaujatii
Duhai istriku
انتي حبيبتى انتي
Antii habiibatii anti
Engkaulah kekasihku
*************

حلالي انت لا اخشى عزولا همه مقتي
لقد اذن الزمان لنا بوصل غير منبتي
Halaalii anti laa akhsyaa ‘azuulan himmuhuu maqti
Laqod adzinaz zamaanu lanaa biwushlin ghoiri munbatti
Engkau istriku yang halal, aku tidak peduli celaan orang.
Kita satu tujuan untuk selamanya.

سقيت الحب في قلبي بحسن الفعل والسمت
يغيب السعد إن غبت ويصفو العيش إن جئت
Saqoitil hubba fii qolbii bihusnil fi’li wassamti
yaghiibus sa’du in ghibti wa yashful ‘aisyu in ji’ti
Engkau sirami cinta dalam hatiku dengan indahnya perangaimu.
Kebahagiaanku lenyap ketika kamu menghilang lenyap ,
Hidupku menjadikan terang ketika kamu disana .

نهاري كادح حتى إذا ما عدت للبيت
لقيتك فانجلى عني ضناى اذا ما تبسمت
Nahaarii kaadihun hattaa idzaa maa ‘udtu lilbaiti
Laqiituki fanjalaa ‘annii dhonaaya idzaa maa tabassamti
Hari2ku berat sampai aku kembali ke rumah menjumpaimu.
Maka lenyaplah keletihan ketika kamu senyum.

تضيق بى الحياة اذا بها يوما تبرمتي
فأسعى جاهدا حتى احقق ما تمنيتي
Tadhiiqu biyal hayaatu idzaa bihaa yauman tabarromti
Fa as’aa jaahidan hattaa uhaqqiqo maa tamannaiti
Jika suatu saat hidupmu menjadi sedih, maka aku akan berusaha keras
Sampai benar2 mendapatkan apa yang engkau inginkan

هنائى انت فلتهنئى بدفء الحب ما عشتي
فروحانا قد ائتلفا كمثل الارض والنبت
Hanaa’ii anti faltahna’ii bidifil hubbi maa ‘isyti
Faruuhanaa qodi’talafaa kamitslil ardhi wannabti
Engkau kebahagiaanku . tanamkanlah kebahaiaan selamanya
Jiwa-jiwa kita telah bersatu bagaikan tanah tumbuhan .

فيا أملي ويا سكني
ويا انسي وملهمتي
يطيب العيش مهما ضاقت الايام ان طبتي
Fayaa amalii wa yaa sakanii wayaa unsii wa mulhimati
Yathiibul ‘aisyu mahmaa dhooqotil ayyamu in thibti
Duhai harapanku, duhai ketenanganku, duhai kedamaianku, duhai ilhamku.
indahnya hidup ini walaupun hari2ku berat asalkan engkau bahagia.

تبلغ بالقليل من القليل
وهيء الزاد للسفر الطويل
Taballagh bilqoliil minal qoliil
wahayyizzaada lissafritthowiili
Carilah bekal dengan kehidupan dunia yang sementara ini
Persiapkan modal untuk perjalanan negeri akhirat yang panjang

وطاعته غنى الدارين فالزم
وفيها العز للعبد الذليل
Wathoo’atuhuu ginaddaaroini falzami
wafiihaal’izzu lil’abdiddzaliili
Menta’ati ALLAH merupakan bekal kekayaan di dunia dan akhirat
dan merupakan kemuliaan untuk hamba yang hina, maka perjuangkanlah.

وفي عصيانه عار ونار
وفيه البعد مع خزي وبيل
Wafii ‘ishyaanihi ‘aarun wa naarun
wafiihil bu’du ma’ khizyin wabiilin
Dan mendurhakai ALLAH merupakan bekal kehinaan dan api nereaka
dan jauh dari rahmat dekat dengan kesengsaraan

فلا تعصي إلهك وأطعه
دواما علّ تحظى بالقبول
Falaa ta’shii ilaahaka wa athi’hu
dawaaman ‘alla tuhzho bilqobuuli
Maka janganlah engkau durhaka pada Tuhanmu, ta’atilah selalu
Semoga engkau diberikan keberuntungan.

وصلى ربنا في كل حين
وسلم بالغدوّ وبالأصيل
wa shollaa robbunaa fii kulli hiinin
wasallama bilghuduwwi wa bil ashiili
Semoga ALLAH mencurahkan rahmatnya tiap saat
tiap pagi dan tiap sore

على طه البشير بكل خير
ختام الرسل والهادي الدليل
‘alaa thoohalbasyiiri bikulli khoirin
khitaamirrusli wal haadiddaliili
Atas baginda Nabi Muhammad Pembawa khabar gembira
Penutup para utusan, penunjuk jalan yang lurus.

*******************************
PERKARA YANG MENCUKUPI…
Dikatakan dalam sebuah syair :

مَنْ أَرَادَ وَلِيًّا فاللهُ يَكْفِيْهِ
وَمَنْ أَرَادَ قُدْوَةً فَالرَّسُوْلُ يَكْفِيْهِ
وَمَنْ أَرَادَ هُدًى فَالْقُرْآنُ يَكْفِيْهِ
وَمَنْ أَرَادَ مَوْعِظَةً فَالْمَوْتُ يَكْفِيْهِ
وَمَنْ لاَ يَكْفِيْهِ ذَلِكَ فَالنَّارُ يَكْفِيْهِ

Barangsiapa yang menginginkan pelindung, maka Allah cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan teladan, maka Rasulullah cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan pedoman hidup, maka al-Qur’an cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan peringatan maka kematian cukup baginya.
Dan barangsiapa tidak cukup dengan semua itu, maka neraka cukup baginya